📅

Kadep SDI DPP Hidayatullah Hadiri Doa Bersama di Lokasi Wakaf Desa Muara Emil

Ust. Arfan AU, M.S.I, Kadep SDI DPP Hidayatullah (2 dari kanan) ikut menghadiri acara doa bersama

Muara Enim (hidayatullahsumsel.com)
-- Peserta Halaqah Gabungan DPW Hidayatullah Sumsel menggelar doa bersama mengawali pembangunan Masjid Hidayatullah di Kampung 3 Simpang Curup Napal Carikh, Desa Muara Emil, Kec. Tanjung Agung, Kab. Muara Enim, Ahad (11/09/2022).

Acara doa bersama dipimpin Ketua Dewan Murobi Wilayah, ustadz Joko Mustafa dihadiri Pengurus DPW Hidayatullah Sumatera Selatan, Peserta Halaqah Gabungan, dan sejumlah tokoh masyarakat Desa Muara Emil serta Ust. Arfan AU, M.S.I, Kadep SDI DPP Hidayatullah yang juga ikut hadir.

Lokasi pembangunan Masjid Hidayatullah: Kampung 3 Simpang Curup Napal Carikh, Desa Muara Emil, Kec. Tanjung Agung, Kab. Muara Enim

Menurut Ketua DPW Hidayatullah Sumsel, Ustadz Lukman Hakim, M.H.I, doa bersama digelar bertujuan meminta kepada Allah agar pembangunan Masjid Hidayatullah dalam lindungan Allah.Dalam kesempatan tersebut Ketua DPW Hidayatullah Sumsel juga menjelaskan terkait  pembangunan Masjid ini, bahwa pembangunan masjid yang akan dimulai ini merupakan bagian dari pembangunan Pesantren Hidayatullah Muara Emil, yang ke depannya juga akan didirikan lembaga pendidikan dan sosial bagi masyarakat sekitar.

Ditambahkannya, Masjid Hidayatullah harus fungsional jika sudah selesai pengerjaannya.

Lokasi pembangunan Masjid Hidayatullah: Kampung 3 Simpang Curup Napal Carikh, Desa Muara Emil, Kec. Tanjung Agung, Kab. Muara Enim

"Semangat kita membangun masjid harus sama dengan semangat memakmurkannya, dan menjadi pusat kegiatan keagamaan bagi santri dan masyarakat nantinya," jelas Ustadz Lukman Hakim.

Musyawarah antara Pemdes Muara Emil, Pewakaf, dan DPW Hidayatullah Sumsel (30/07)

Sebelumnya, bertepatan dengan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1444 H/ 30 Juli 2022 sudah diadakan pertemuan antara jajaran Pemerintah desa Muara Emil, Kades Bapak Zulhan Ar dan Sekdes, pengurus DPW Hidayatullah Sumatera Selatan, dan pihak pewakaf terkait Pendirian Pesantren, lembaga pendidikan dan sosial, serta usaha ekonomi produktif untuk menopang pesantren. Pembangunan Masjid Hidayatullah  ini adalah tindak lanjut dari pertemuan tersebut dan berdiri di atas tanah wakaf dari Ibu Hj. Nurmala seluas 6000 meter persegi dan akan mendapatkan tambahan lahan jika sudah mulai ada kegiatan. *|•


Posting Komentar

Silakan memberikan komentar.
Untuk menghindari adanya spam, mohon maaf, komentar akan dimoderasi terlebih dahulu sebelum ditayangkan.
Terima kasih.