| Ustadz Muh. Asdar (paling kanan) dalam acara buka puasa bersama di Hidayatullah Indralaya |
Dalam dinamika organisasi, pergantian kepemimpinan merupakan hal yang wajar. Namun demikian, proses PAW tetap memerlukan pertimbangan matang agar kesinambungan program tetap terjaga. Melalui SK DPP Hidayatullah Nomor 318 Tahun 2026, struktur kepemimpinan Departemen Perkaderan dan Pembinaan Anggota kini resmi berada di bawah amanah Ustadz Muhammad Asdar.
Departemen Perkaderan dan Pembinaan Anggota memiliki peran strategis dalam menjaga kualitas sumber daya manusia organisasi. Di dalamnya tercakup pembinaan halaqoh, penguatan manhaj, serta penyiapan kader-kader yang siap mengemban amanah dakwah dan kepemimpinan di berbagai level.
Ustadz Muhammad Asdar dikenal sebagai perintis awal Hidayatullah Bengkulu bersama Ustadz Endi Haryono tahun 1992 akhir. Pengalamannya ini dinilai menjadi salah satu pertimbangan utama dalam penunjukan ini.
Sementara itu, DPW Hidayatullah Sumsel juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi Ustadz Sahirul Alim. Kontribusinya dalam mengawal proses kaderisasi dinilai telah memberikan fondasi penting bagi perkembangan organisasi di wilayah ini.
Dengan terbitnya SK DPP Hidayatullah Nomor 318 Tahun 2026 tersebut, struktur kepemimpinan DPW Hidayatullah Sumatera Selatan kembali lengkap. Organisasi pun menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat barisan dan menjaga kesinambungan perjuangan dakwah melalui kaderisasi yang terstruktur dan berkesinambungan. *|°