Wajah Baru MTs Mardhatillah Rambutan: Renovasi dan Rekonstruksi Diinisiasi PHTC

Perumahan Asatidzah

Banyuasin, HidayatullahSumsel.com - Ketimpangan kualitas pendidikan antara madrasah dan sekolah umum sudah menjadi masalah klasik. Banyak madrasah, terutama yang berada di daerah terpencil, masih berjuang dengan gedung seadanya, ruang kelas yang minim, dan fasilitas pembelajaran yang terbatas. Padahal, madrasah memiliki peran strategis dalam membekali generasi muda dengan ilmu agama sekaligus pengetahuan umum.


Melihat kondisi ini, Presiden Prabowo Subianto meluncurkan Program yang bernama Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC), sebuah inisiatif nasional yang dirancang untuk bergerak cepat dalam memperbaiki infrastruktur pendidikan. Program ini tidak sekadar tambal sulam gedung, tetapi merupakan investasi jangka panjang untuk meningkatkan mutu pendidikan secara menyeluruh, mulai dari renovasi ruang kelas, pembenahan fasilitas, hingga penguatan digitalisasi pembelajaran.

Asrama santri putri

Apa Itu PHTC?

PHTC merupakan program prioritas pemerintah yang mengintegrasikan pembangunan fisik dengan transformasi digital di lembaga pendidikan. Lewat program ini, madrasah yang selama ini kerap dipandang sebagai pilihan kedua akan mendapat perhatian serius. 

Asrama santri putri
Yang menarik, PHTC dikelola langsung oleh Kementerian PUPR Prov. Sumsel dengan pengawasan ketat untuk memastikan transparansi dan kualitas hasil. Data madrasah yang masuk program ini diambil langsung dari sistem EMIS Kemenag, sehingga prosesnya minim rekayasa.

Gedung sekolah santri putri

Sembilan Madrasah di Sumsel Lolos Verifikasi

Di Sumatera Selatan, proses seleksi PHTC dimulai dengan survei terhadap 40 madrasah yang masuk radar PUPR. Pada tahap pertama, 20 madrasah disurvei secara teknis. Hasilnya diumumkan pada Kamis (11/09/2025). Berkas demi berkas laporan verifikasi pembangunan madrasah masuk, membawa nuansa harap-harap cemas sekaligus optimisme.

Gedung sekolah santri putri

Kepala Kanwil Kemenag Sumsel, Dr. H. Syafitri Irwan, S.Ag., M.Pd.I., mengumumkan bahwa sembilan madrasah dinyatakan lolos verifikasi teknis dan siap masuk tahap renovasi. "Kita ingin madrasah di Sumsel tidak kalah dengan sekolah umum. Pemerintah sudah menyiapkan strategi besar supaya kesenjangan pendidikan bisa dipersempit," ujarnya kepada pers.

Sembilan madrasah tersebut tersebar di berbagai daerah: MAS Darul Muttaqin OKU, MAS Subulussalam OKU Timur, MIS Nurul Fattah OKU Timur, MIS Nurul Akbar OKI, MAS Darussalam OKI, MTsS Mardhatillah Banyuasin, MAS La Tansa Mustika PALI, MTsN 3 OKU Selatan, dan MIN 1 Ogan Ilir.
Asrama Tahfizh Putri

Salah satu madrasah yang masuk dalam daftar penerima PHTC adalah MTs Mardhatillah, berada di lingkungan Pesantren Hidayatullah Sumatera Selatan, Rambutan, Banyuasin. Bagi pesantren dan pengelola madrasah, kabar ini menjadi angin segar setelah bertahun-tahun menjalankan proses belajar dengan fasilitas yang "seadanya".

Gedung administrasi; lab komputer

Menurut Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sumsel, H. Ishak, PHTC bukan program tambal-sulam. “Ini investasi jangka panjang. Ketika ruang kelas nyaman dan aman, kualitas belajar anak-anak akan ikut terangkat,” katanya.

Gedung sekolah MTs Mardhatillah Putra

Pelaksanaan fisik Program PHTC di Sumatera Selatan mulai 1 November 2025. Tahap ini mencakup renovasi dan rekonstruksi sesuai hasil penilaian teknis Kementerian PUPR Prov. Sumatera Selatan. Untuk MTs Mardhatillah Rambutan, pekerjaan difokuskan pada perbaikan struktur bangunan, penataan ulang ruang kelas, serta peningkatan kenyamanan dan keamanan lingkungan belajar, termasuk di dalamnya: 

1. Renovasi musholla santri putri,
2. Renovasi asrama tahfizh putri,
3. Renovasi asrama putra,
4. Renovasi gedung dapur dan tempat makan santri putri
5. Renovasi gedung sekolah putra
6. Rekonstruksi gedung sekolah putri
7. Rekonstruksi asrama putri dan
8. Rekonstruksi rumah dinas guru, dan
9. Pembangunan ruang administrasi madrasah.

Dapur umum santri

Hasilnya sangat terasa. Ruang kelas yang sebelumnya sempit dan kurang pencahayaan kini menjadi lebih terang dan tertata. Struktur bangunan diperkuat, sirkulasi udara diperbaiki, pemasangan plafon, dan tata ruang disesuaikan dengan standar keselamatan. Lingkungan madrasah pun terlihat lebih rapi dan fungsional, mendukung aktivitas belajar-mengajar yang lebih kondusif.

Asrama santri putra

Tak hanya soal fisik, PHTC juga membawa semangat baru. Guru akan lebih leluasa mengelola kelas, siswa merasa lebih nyaman berada di sekolah, dan pengelola madrasah memiliki kepercayaan diri untuk terus meningkatkan mutu pendidikan. Dalam jangka panjang, renovasi dan rekonstruksi ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi penguatan pembelajaran digital dan pengembangan kualitas akademik siswa.

Asrama santri putra

Selama ini, madrasah kerap dipandang sebagai pilihan kedua, dengan fasilitas seadanya. Padahal, madrasah memikul peran ganda: membangun karakter keislaman sekaligus menyiapkan generasi yang siap menghadapi tantangan zaman. Melalui PHTC, pemerintah berupaya mengubah wajah ketimpangan itu, dimulai dari hal paling nyata: ruang belajar yang layak dan manusiawi.

Bagi Sumatera Selatan, PHTC menjadi jawaban atas tantangan geografis yang selama ini menjadi hambatan. Banyak madrasah berada di daerah terpencil, fasilitasnya terbatas, dan kerap luput dari perhatian pusat. Lewat program ini, dengan dukungan anggaran yang memadai dan pengawasan ketat dari PUPR, standar ruang belajar diharapkan bisa lebih setara.

Mushola Putri

Harapannya sederhana tapi penting: anak-anak madrasah bisa belajar dengan nyaman, percaya diri, dan tak lagi merasa berada di kelas dua. Dengan PHTC, masa depan pendidikan madrasah di Sumatera Selatan, termasuk MTs Mardhatillah Pesantren Hidayatullah, tampak semakin cerah.

Sebagai penutup, keluarga besar MTs Mardhatillah dan Pesantren Hidayatullah Sumatera Selatan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia atas lahirnya Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang memberi perhatian nyata bagi madrasah. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Selatan atas pendampingan dan pengawalan kebijakan hingga ke tingkat satuan pendidikan, serta kepada Kementerian PUPR Provinsi Sumatera Selatan yang telah memastikan proses renovasi dan rekonstruksi berjalan sesuai standar teknis. 

Gedung sekolah santri putri

Dukungan ini menjadi penyemangat sekaligus amanah bagi MTs Mardhatillah Rambutan dan Pesantren Hidayatullah Sumsel untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan pelayanan bagi generasi masa depan, masyarakat, dan bangsa. *| Kosim

Posting Komentar

Silakan memberikan komentar.
Untuk menghindari adanya spam, mohon maaf, komentar akan kami moderasi terlebih dahulu sebelum ditayangkan.

Terima kasih.