PW Mushida Sumsel Gelar Muswil VI 2026 di Banyuasin

Banyuasin, HidayatullahSumsel.com – Pengurus Wilayah Muslimat Hidayatullah (PW Mushida) Sumatera Selatan menggelar Musyawarah Wilayah Muslimat Hidayatullah Sumatera Selatan VI Tahun 2026 di Baitul Quran Adibatussumayah, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, pada Jumat (2/1). Acara ini dihadiri sekitar 25 peserta dari berbagai Pengurus Daerah (PD) Mushida se-Sumsel, dengan tujuan meneguhkan peran muslimah dalam membangun ketahanan keluarga menuju Indonesia Emas 2045.

Acara pembukaan Muswil Mushida Sumsel VI turut dihadiri Dewan Murobbi Wilayah Hidayatullah, Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Hidayatullah Sumsel, Pengurus Yayasan Baitul Quran Adibatussumayah Banyuasin, serta undangan masyarakat. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan Pengurus Daerah Muslimat Hidayatullah se-Sumsel, seperti Banyuasin, Ogan Ilir, Muara Enim, Musi Rawas, Lahat, dan Empat Lawang. Hal ini menunjukkan kuatnya konsolidasi dan kebersamaan antar pengurus di wilayah.

Musyawarah Wilayah ini juga didampingi oleh Pengurus Pusat Muslimat Hidayatullah (Mushida) yang dalam hal ini diwakili oleh Ustadzah Sudaryani, S.Pd., S.E., yang juga menjabat Ketua Departemen Dakwah dan Pelayanan Umat PP Muslimat Hidayatullah. Kehadiran perwakilan Pengurus Pusat, meskipun dilakukan secara daring, diharapkan dapat memperkuat sinergi organisasi serta menegaskan arah gerak dakwah Muslimat Hidayatullah.

Muswil VI Mushida Sumsel tahun ini mengusung tema "Meneguhkan Peran Muslimah dalam Membangun Ketahanan Keluarga Menuju Indonesia Emas". Tema ini mencerminkan komitmen organisasi untuk memperkuat fondasi keluarga muslim sebagai pilar utama pembangunan bangsa. Muswil berlangsung dalam suasana kekeluargaan ini menjadi wadah strategis bagi para pengurus Mushida Sumsel dengan agenda utama meliputi evaluasi program, dan pemilihan pengurus baru untuk masa jabatan 2026-2030.

Acara dibuka secara resmi oleh Ketua DPW Hidayatullah Sumsel, Ustadz Irwan Sambasong, S.Pd.I., S.H. Beliau menegaskan peran strategis Mushida. 

"Mushida adalah organisasi pendukung, sehingga perannya sangat penting dalam mendukung perjuangan dakwah, sebagaimana Sayyidah Khadijah dan Sayyidah Fatimah radhiyallahu anhuma yang menjadi pilar utama Nabi Muhammad SAW," katanya.

Selanjutnya, Ustadzah Herlina, M.Pd., sebagai Ketua PW Mushida Sumsel, menyampaikan sambutan penuh semangat.

"Musyawarah ini menjadi momentum untuk menyatukan visi kita dalam memberdayakan muslimah Sumsel, agar keluarga menjadi benteng utama menghadapi tantangan zaman," ujarnya.

Ustadzah Hadiroh, Ketua Panitia, menambahkan, 

"Kami optimistis Muswil ini akan menghasilkan pengurus baru yang lebih visioner, siap membawa Mushida Sumsel menuju kemajuan umat."

Agenda selanjutnya mencakup sidang pleno pada Sabtu (03/01/2026), di mana keputusan final pengurus ditetapkan. Harapan ke depan, Muswil VI diharapkan melahirkan program inovatif yang selaras dengan visi Indonesia Emas 2045, seperti penguatan ketahanan keluarga melalui pendidikan karakter Islami dan ekonomi keummatan.

*****

Muslimat Hidayatullah (Mushida) itu sendiri merupakan organisasi pendukung yang berinduk pada Ormas Islam nasional Hidayatullah. Organisasi ini dideklarasikan pada tahun 2000, bertepatan dengan Musyawarah Nasional (Munas) Hidayatullah pertama di Gunung Tembak, Balikpapan, Kalimantan Timur. 

Sebagai sayap wanita Hidayatullah, Mushida telah menjangkau seluruh provinsi di Indonesia dengan keberadaan Pengurus Wilayah (PW) dan ratusan Pengurus Daerah (PD), termasuk Provinsi Sumatera Selatan.

Fokus utama Mushida meliputi bidang dakwah, pendidikan, sosial, dan ekonomi, dengan penekanan pada pemberdayaan perempuan, keluarga, dan anak. *|°

Tentang penulis

Kosim Abinya Aziyz
Ayah dari 3 anak berdarah Jawa — Sulawesi, non partisan, pembelajar, dan santri.

Posting Komentar

Silakan memberikan komentar.
Untuk menghindari adanya spam, mohon maaf, komentar akan kami moderasi terlebih dahulu sebelum ditayangkan.

Terima kasih.