Palembang, HidayatullahSumsel.com — Pemerintah Indonesia memperbarui standar ejaan nama negara dalam bahasa Indonesia. Pembaruan tersebut tertuang dalam dokumen eksonim yang diajukan ke Perserikatan Bangsa-Bangsa dan mencakup 194 nama negara. Sejumlah perubahan mencolok antara lain penulisan Thailand menjadi Tailan, Paraguay menjadi Paraguai, serta penggunaan singkatan PEA untuk Perserikatan Emirat Arab.
Perhatian publik terhadap kebijakan ini meningkat setelah Badan Informasi Geospasial (BIG) menerbitkan peta terbaru Negara Kesatuan Republik Indonesia pada Rabu, 14 Januari 2026. Dalam peta tersebut, Thailand ditulis dengan ejaan Tailan. BIG menegaskan, penulisan itu telah sesuai dengan dokumen eksonim resmi yang dilaporkan Indonesia kepada United Nations Group of Experts on Geographical Names (UNGEGN).
Dokumen tersebut bernomor GEGN.2/2025/122/CRP.122 dan disampaikan dalam sidang UNGEGN di New York pada 28 April hingga 2 Mei 2025. Isinya memuat daftar lengkap nama negara di dunia yang distandarkan berdasarkan kaidah ortografi dan fonologi bahasa Indonesia.
Upaya Berkelanjutan Sejak 2019
Standardisasi ejaan nama negara asing bukanlah kebijakan baru. Indonesia telah memulai langkah ini sejak 2019, ketika delegasi Indonesia pertama kali mengajukan daftar komprehensif nama negara dan ibu kota dunia dalam sesi UNGEGN di New York. Pada 2024, daftar tersebut diperbarui dengan penyesuaian yang dinilai lebih akurat secara kebahasaan.
Tujuan utama penyusunan dokumen eksonim adalah menjaga konsistensi dan ketepatan penulisan nama negara dalam bahasa Indonesia. Standar ini digunakan sebagai rujukan dalam berbagai konteks resmi, seperti dokumen diplomatik, arsip pemerintahan, laporan institusi, buku teks pendidikan, serta pemberitaan media massa.
Kepala Pusat Pengembangan dan Pelindungan Bahasa dan Sastra Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Dora Amalia, menyatakan bahwa pembaruan tersebut dilakukan melalui koordinasi lintas lembaga. Badan Bahasa, menurut dia, terlibat dalam pembahasan eksonim bersama BIG sebagai lembaga yang berwenang dalam penamaan geografis nasional.
Definisi Eksonim
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, eksonim didefinisikan sebagai bentuk asing untuk nama geografis. Dalam linguistik, eksonim merujuk pada nama tempat yang digunakan oleh suatu bahasa untuk menyebut wilayah di luar lingkup bahasa tersebut, sehingga berbeda dari nama lokal atau resminya.
UNGEGN mendefinisikan eksonim sebagai nama geografis yang tidak sama dengan nama resmi setempat, tetapi digunakan secara khusus dalam bahasa tertentu. Bahasa Indonesia telah lama menggunakan eksonim, antara lain Belanda untuk the Netherlands, Amerika Serikat untuk the United States, Jepang untuk Japan, serta Inggris untuk England.
Penyesuaian Ejaan Sejumlah Negara
Dalam dokumen eksonim terbaru, terdapat sejumlah penyesuaian ejaan yang dinilai signifikan. Thailand kini ditulis Tailan, Paraguay menjadi Paraguai, Afghanistan menjadi Afganistan, Bangladesh menjadi Banglades, dan Swiss ditulis Swis.
Sementara itu, Perserikatan Emirat Arab dalam dokumen tersebut disingkat sebagai PEA. Penulisan ini berbeda dari penggunaan yang lazim di masyarakat, yakni Uni Emirat Arab atau UEA. Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa dokumen eksonim berfungsi sebagai rujukan linguistik resmi, yang tidak serta-merta menghapus kebiasaan populer.
Penyesuaian ejaan dilakukan dengan mempertimbangkan kemudahan pelafalan bagi penutur bahasa Indonesia, tanpa mengabaikan daftar resmi negara anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Kolaborasi Lintas Lembaga
Penyusunan daftar ejaan baku nama negara melibatkan berbagai lembaga. Pada Desember 2024, BIG menggelar serangkaian pertemuan sebagai Lembaga Nama Nasional Indonesia. Pertemuan tersebut melibatkan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Luar Negeri, serta pakar linguistik dari Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia.
Pembahasan difokuskan pada kesesuaian ejaan dan pengucapan dengan sistem bunyi bahasa Indonesia. Proses ini mencerminkan pendekatan akademis dan institusional dalam penyusunan kebijakan penamaan geografis.
Respons Publik
Perubahan ejaan Thailand menjadi Tailan memicu perbincangan di media sosial. Sejumlah warganet mempertanyakan alasan perubahan tersebut dan membandingkannya dengan penamaan negara lain, terutama di Eropa, yang menggunakan akhiran “-ia”.
Menanggapi hal itu, BIG menyertakan tautan dokumen resmi UNGEGN sebagai rujukan publik. Langkah tersebut dilakukan untuk menunjukkan dasar hukum dan legitimasi internasional dari pembaruan ejaan nama negara.
Bagian dari Internasionalisasi Bahasa Indonesia
Pembaruan eksonim ini dinilai sejalan dengan agenda internasionalisasi bahasa Indonesia. Pada 20 November 2023, bahasa Indonesia resmi digunakan dalam Sidang Umum UNESCO. Standardisasi ejaan nama negara menjadi salah satu prasyarat penting agar bahasa Indonesia dapat digunakan secara konsisten dalam forum internasional.
Melalui pengajuan dokumen ke UNGEGN, Indonesia menegaskan perannya dalam upaya global standardisasi nama geografis. Ke depan, ejaan baku nama negara ini diharapkan menjadi rujukan utama dalam dokumen resmi, pendidikan, dan pemberitaan, meskipun diperlukan waktu bagi masyarakat untuk beradaptasi dengan sejumlah perubahan penulisan.
Berikut ini Daftar Perubahan Nama 194 Negara dalam Bahasa Indonesia
Berdasarkan dokumen resmi UNGEGN (GEGN.2/2025/122/CRP.122) yang diajukan Indonesia pada 10 Maret 2025, berikut adalah daftar perubahan nama negara dari ejaan lama ke ejaan baru sesuai standar eksonim bahasa Indonesia:
Perubahan Signifikan
A
1. Afghanistan → Afganistan
2. Andorra → Andora
B
3. Bahamas → Bahama
4. Bangladesh → Banglades
5. Belize → Beliza
6. Belgium → Belgia
7. Bhutan → Butan
8. Brazil → Brasil
9. Brunei Darussalam → Brunei Darusalam
C
10. Cabo Verde → Tanjung Hijau
11. Cameroon → Kamerun
12. Canada → Kanada
13. Central African Republic → Afrika Tengah
14. Chad → Cad
15. Chile → Cili
16. China → Tiongkok
17. Comoros → Komoro
18. Congo → Kongo
19. Costa Rica → Kosta Rika
20. Côte d'Ivoire → Pantai Gading
21. Croatia → Kroasia
22. Cuba → Kuba
23. Cyprus → Siprus
24. Czechia → Ceko
D
25. Djibouti → Jibuti
26. Dominica → Dominika
27. Dominican Republic → Republik Dominika
E
28. Ecuador → Ekuador
29. Egypt → Mesir
30. Equatorial Guinea → Ginea Ekuator
31. Ethiopia → Etiopia
F
32. Finland → Finlandia
33. France → Prancis
G
34. Gambia → Gambia (tetap sama)
35. Germany → Jerman
36. Ghana → Gana
37. Greece → Yunani
38. Guinea → Ginea
39. Guinea-Bissau → Ginea dan Bisau
H
40. Holy See → Vatikan (nama pendek), Kota Suci Vatikan (nama formal)
41. Hungary → Hungaria
I
42. Iceland → Islandia
43. Iran (Islamic Republic of) → Iran
44. Iraq → Irak
45. Ireland → Irlandia
46. Italy → Italia
J
47. Jamaica → Jamaika
48. Japan → Jepang
49. Jordan → Yordania
K
50. Kazakhstan → Kazakstan
51. Korea, Democratic People's Republic of → Korea Utara
52. Korea, Republic of → Korea Selatan
53. Kyrgyzstan → Kirgistan
L
54. Lao People's Democratic Republic → Laos
55. Lebanon → Libanon
56. Lesotho → Lesoto
57. Liechtenstein → Liktenstin
58. Lithuania → Lituania
59. Luxembourg → Luksemburg
M
60. Madagascar → Madagaskar
61. Maldives → Maladewa
62. Marshall Islands → Kepulauan Marsal
63. Mexico → Meksiko
64. Micronesia (Federated States of) → Mikronesia
65. Monaco → Monako
66. Morocco → Maroko
67. Mozambique → Mozambik
N
68. Netherlands → Belanda
69. New Zealand → Selandia Baru
70. Nicaragua → Nikaragua
71. North Macedonia → Masedonia Utara
72. Norway → Norwegia
P
73. Palestine, State of → Palestina
74. Papua New Guinea → Papua Nugini
75. Paraguay → Paraguai ⭐
76. Philippines → Filipina
77. Poland → Polandia
R
78. Romania → Rumania
79. Russian Federation → Rusia
80. Rwanda → Ruwanda
S
81. Saint Kitts and Nevis → Santo Kits dan Nevis
82. Saint Lucia → Santa Lusia
83. Saint Vincent and the Grenadines → Santo Vinsen dan Grenadin
84. Sao Tome and Principe → Santo Tomas dan Prinsipe
85. Saudi Arabia → Arab Saudi
86. Seychelles → Seisel
87. Sierra Leone → Siera Leoni
88. Singapore → Singapura
89. Slovakia → Slowakia
90. Slovenia → Slowenia
91. Solomon Islands → Kepulauan Solomon
92. South Africa → Afrika Selatan
93. South Sudan → Sudan Selatan
94. Spain → Spanyol
95. Sweden → Swedia
96. Switzerland → Swis
97. Syrian Arab Republic → Suriah
T
98. Tanzania, United Republic of → Tanzania
99. Thailand → Tailan ⭐
100. Timor-Leste → Timor Leste
101. Türkiye → Turki
102. Turkmenistan → Turmenistan
U
103. Ukraine → Ukraina
104. United Arab Emirates → Emirat Arab (nama pendek), Perserikatan Emirat Arab (nama formal) ⭐
105. United Kingdom → Inggris
106. United States of America → Amerika Serikat
107. Uruguay → Uruguai
V
108. Venezuela (Bolivarian Republic of) → Venezuela
109. Viet Nam → Vietnam
Y
110. Yemen → Yaman
Negara yang Nama Pendeknya TIDAK Berubah
Berikut negara-negara yang tetap menggunakan ejaan yang sama:
1. Albania
2. Algeria (Aljazair)
3. Angola
4. Antigua dan Barbuda
5. Argentina
6. Armenia
7. Australia
8. Austria
9. Azerbaijan
10. Bahrain
11. Barbados
12. Belarus
13. Benin
14. Bolivia
15. Bosnia dan Herzegovina
16. Botswana
17. Bulgaria
18. Burkina Faso
19. Burundi
20. Denmark
21. El Salvador
22. Eritrea
23. Estonia
24. Eswatini
25. Fiji
26. Gabon
27. Georgia
28. Grenada
29. Guatemala
30. Guyana
31. Haiti
32. Honduras
33. India
34. Indonesia
35. Jamaica (menjadi Jamaika)
36. Kenya
37. Kiribati
38. Kuwait
39. Latvia
40. Liberia
41. Libya
42. Malawi
43. Malaysia
44. Mali
45. Malta
46. Mauritania
47. Mauritius
48. Moldova
49. Mongolia
50. Montenegro
51. Myanmar
52. Namibia
53. Nauru
54. Nepal
55. Niger
56. Nigeria
57. Oman
58. Pakistan
59. Palau
60. Panama
61. Peru
62. Portugal
63. Qatar
64. Samoa
65. San Marino
66. Senegal
67. Serbia
68. Somalia
69. Sri Lanka
70. Sudan
71. Suriname
72. Tajikistan
73. Togo
74. Tonga
75. Trinidad dan Tobago
76. Tunisia
77. Tuvalu
78. Uganda
79. Uzbekistan
80. Vanuatu
81. Zambia
82. Zimbabwe
Catatan Penting
Perubahan yang Paling Mencolok:
Thailand → Tailan (menghilangkan 'h' dan 'd')
Paraguay → Paraguai (mengganti 'y' dengan 'i')
United Arab Emirates → Emirat Arab / Perserikatan Emirat Arab (bukan lagi "Uni Emirat Arab")
Switzerland → Swis (bukan lagi "Swiss")
Cabo Verde → Tanjung Hijau (terjemahan literal)
Côte d'Ivoire → Pantai Gading (terjemahan literal)
Prinsip Perubahan:
1. Mengikuti kaidah fonologi bahasa Indonesia
2. Menghilangkan huruf yang tidak diucapkan (seperti 'h' di Thailand)
3. Menyesuaikan dengan cara pengucapan Indonesia
4. Menerjemahkan nama geografis yang bermakna (seperti Cabo Verde menjadi Tanjung Hijau)
Referensi:
1. United Nations Group of Experts on Geographical Names (UNGEGN), Updated World Country Names: Short and Formal Names, dokumen GEGN.2/2025/122/CRP.122, Sidang UNGEGN New York, 28 April–2 Mei 2025.
https://unstats.un.org/unsd/ungegn/sessions/4th_session_2025/documents/GEGN.2_2025_122_CRP122_item5e_rev.pdf
2. Badan Informasi Geospasial (BIG), rilis Peta Negara Kesatuan Republik Indonesia edisi Januari 2026 dan penjelasan BIG sebagai Lembaga Nama Nasional Indonesia.
https://www.big.go.id
3. Kumparan, “Indonesia Update Ejaan Nama Negara: Thailand Jadi Tailan, Paraguay Jadi Paraguai”.
https://kumparan.com/kumparannews/indonesia-update-ejaan-nama-negara-thailand-jadi-tailan-paraguay-jadi-paraguai-26dcOaTeP3I
4. Detik.com, “Nama Indonesia ‘Thailand’ Jadi ‘Tailan’, BIG Jelaskan Asal-usulnya”.
https://www.detik.com/kalimantan/berita/d-8308526/nama-indonesia-thailand-jadi-tailan-big-jelaskan-asal-usulnya
5. JawaPos.com, “Indonesia Perbarui Ejaan Nama Negara, Thailand Jadi Tailan, Uruguay Jadi Uruguai”.
https://www.jawapos.com/nasional/017076012/indonesia-perbarui-ejaan-nama-negara-thailand-jadi-tailan-uruguay-jadi-uruguai
