Rakerwil dan Rakerda Gabungan Mushida Sumsel 2026 Perkuat Konsolidasi dan Transformasi Organisasi


Banyuasin, HidayatullahSumsel.com — Pengurus Wilayah Muslimat Hidayatullah (Mushida) Sumatera Selatan sukses menyelenggarakan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) 2026 yang dirangkaikan dengan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Gabungan di Kampus Madya Hidayatullah Banyuasin, Sabtu–Ahad, 16–17 Mei 2026 atau bertepatan dengan 29–30 Dzulqa’dah 1447 H. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus merumuskan arah gerak strategis Mushida Sumsel ke depan.

Mengangkat tema “Konsolidasi Jati Diri dan Transformasi Organisasi Menuju Muslimat Hidayatullah yang Mandiri dan Berpengaruh,” forum ini menghadirkan pengurus wilayah, kader, serta unsur lintas sektoral untuk menyusun program kerja yang lebih terarah, adaptif, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Rangkaian kegiatan hari pertama diawali dengan pembukaan resmi yang berlangsung khidmat. Acara dipandu panitia pelaksana dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Mushida yang dipimpin Eti Solehah, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Mutiara Dewi.

Ketua panitia, Ilmawati, S.Pd., dalam laporannya menyampaikan apresiasi atas partisipasi seluruh peserta yang hadir dari berbagai daerah. Sementara itu, Ketua PW Mushida Sumatera Selatan, Nursyahidah, menekankan pentingnya menjaga komitmen kolektif dalam menghadapi dinamika dan tantangan organisasi di era yang terus berkembang.

Arahan strategis dari pusat turut disampaikan melalui Amanat PP Hidayatullah oleh Hafseni Dirwan, S.H.I. Pembukaan Rakerwil kemudian secara resmi dilakukan oleh Ketua DPW Hidayatullah Sumatera Selatan, Ustadz Irwan Sambasong, S.Pd., S.H., dan ditutup dengan doa oleh Ustadz Dwi Agung, S.Pd.

Usai sesi foto bersama, agenda berlanjut pada pemaparan materi konsolidasi organisasi oleh Ustadz Irwan Sambasong dengan tema “Konsolidasi: Jati Diri, Wawasan, dan Organisasi.” Dalam penyampaiannya, beliau menegaskan bahwa kekuatan organisasi terletak pada kesamaan visi, soliditas kader, serta kemandirian dalam bergerak.

Memasuki sesi inti, masing-masing departemen mempresentasikan rancangan program kerja untuk periode mendatang. Hadirah memaparkan program Departemen Bendahara dan Keputrian yang berfokus pada penguatan tata kelola aset dan pemberdayaan perempuan. Selanjutnya, Ilmawati, S.H.I., menyampaikan program Departemen Pengkaderan dan Dakwah yang diarahkan pada peningkatan kualitas kader serta perluasan dakwah di Sumatera Selatan.

Sementara itu, Departemen Sekretariat dan Organisasi yang dipresentasikan Puput Astuti, S.Pd., membahas penguatan sistem administrasi dan tata kelola organisasi agar lebih modern, tertata, dan akuntabel.


Hari Kedua: Penguatan Sektor Riil dan Penutupan Rakerwil Mushida Sumsel

Pada hari kedua, forum lebih banyak membahas sektor-sektor yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Kegiatan diawali tausiah motivasi dari Ketua DPW Hidayatullah Sumsel, Ustadz Irwan Sambasong, S.Pd.I, S.H.

Nur Asiah kemudian mempresentasikan program Departemen Ekonomi, Sosial, dan Kesehatan dengan fokus pada penguatan kemandirian ekonomi organisasi serta pelayanan sosial masyarakat. Adapun Eliza Fristi Apriani, S.Pd menyampaikan program bidang Pendidikan, PAUD, dan Kepengasuhan Putri yang menitikberatkan pada peningkatan mutu pendidikan anak usia dini dan penguatan pola pengasuhan di lingkungan asrama putri.

Setelah seluruh departemen menyelesaikan pemaparan program dan menerima masukan dari peserta forum, Rakerwil Mushida Sumsel 2026 resmi ditutup. Prosesi penutupan diawali dengan tilawah Al-Qur’an oleh Syahwila, dilanjutkan Amanat PP Hidayatullah yang disampaikan Rahma El-Halimiyah, M.Pd., bersama Erni Suharti, S.Pd. yang membacakan doa.

Dalam amanatnya, keduanya memberikan apresiasi atas kerja kolektif seluruh jajaran Pengurus Wilayah Mushida Sumatera Selatan yang dinilai berhasil menyusun program kerja secara komprehensif dan terukur.

Dilanjutkan dengan Rakerda Gabungan Empat Daerah

Usai penutupan Rakerwil, agenda organisasi langsung dilanjutkan dengan pelaksanaan Rakerda Gabungan Muslimat Hidayatullah. Forum lanjutan ini menghadirkan pengurus dari empat daerah, yakni PD Banyuasin, PD Muara Enim, PD Musi Rawas, dan PD Musi Banyuasin.

Pelaksanaan Rakerda Gabungan tersebut menjadi langkah strategis untuk menindaklanjuti hasil-hasil keputusan Rakerwil di tingkat daerah. Selain itu, forum ini juga bertujuan menyelaraskan gerak organisasi agar transformasi dan penguatan peran Mushida dapat berjalan lebih efektif hingga ke akar rumput. *| Tim Media Mushida Sumsel

Posting Komentar

Silakan memberikan komentar.
Untuk menghindari adanya spam, mohon maaf, komentar akan kami moderasi terlebih dahulu sebelum ditayangkan.

Terima kasih.