Langsung ke konten utama

AMAL DAN BADAN USAHA

Amal dan Badan Usaha Hidayatullah di tingkat Nasional, terdiri dari:

  1. Laznas Baitul Maal Hidayatullah (BMH)

    Lembaga ini menghimpun dana zakat, infaq, sedekah, kemanusiaan, dan CSR perusahaan, serta mendistribusikannya melalui program pendidikan, dakwah, sosial, dan ekonomi secara nasional. Kantor layanan LAZNAS BMH hadir di 30 propinsi, dengan gerai BMH ada di 66 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

    Dari hasil pengelolaan zakat dan infak ini BMH telah membantu setidaknya 387 pesantren, 6.213 dai di seluruh Nusantara, ribuan keluarga dhuafa, dan ribuan anak usia sekolah. Pada Desember 2015, BMH resmi dikukuhkan kembali sebagai LAZNAS oleh Kementrian Agama RI dengan SK No 425 Tahun 2015 dan sesuai ketentuan UU Zakat No 23/2011.

  2. Search and Rescue Hidayatullah (SAR) Hidayatullah

    SAR Hidayatullah adalah lembaga kemanusiaan yang khusus melakukan pencarian dan penyelamatan di wilayah-wilayah bencana. Saat ini tim SAR Hidayatullah telah memiliki 8 pusat komunikasi di 8 provinsi. Selain itu, tim SAR Hidayatullah juga memberikan pelatihan menangani bencana serta training survival (dalam bentuk outbound) di berbagai institusi.

  3. Kelompok Media Hidayatullah

    Ada beberapa produk media massa yang diterbitkan oleh Kelompok Media Hidayatullah, yaitu majalah bulanan Suara Hidayatullah yang kini beroplah 40 ribu eksemplar, situs berita Hidayatullah.com, majalah keluarga Karima, Radio Mitra Suara Batu (Malang, Jawa Timur), dan buletin al-Qolam. Kelompok media ini memiliki pula devisi percetakan (Lentera Jaya Madina) dan penerbitan (Lentera Optima Pustaka).

  4. Baitul Wakaf

    Lembaga ini ditujukan untuk mewadahi mereka yang ingin mewakafkan tanah, bangunan, kebun, saham, atau uang cash (wakaf tunai) untuk mendukung dakwah Islam yang dikelola oleh Hidayatullah.

  5. Baitut Tamwil Hidayatullah (BTH)

    Lembaga ini berfungsi memberikan layanan keuangan syariah kepada masyarakat dan kader Hidayatullah yang akan membangun usaha mikro, kecil, dan menengah. Pendirian BTH dilatari oleh maraknya rente yang terus menggurita, serta memberikan peluang kepada jamaah Hidayatullah untuk memperoleh modal guna mengembangkan usahanya dengan akad yang syar’i. Pada awal 2021, sudah berdiri 10 cabang BTH yang tersebar di 9 kota dan kabupaten di Indonesia, serta telah melayani 5.337 anggota.

  6. Posdai (www.Posdai.or.id)

    Lembaga dakwah yang menaungi kiprah para dai yang tersebar di seluruh Nusantara. Hadirnya lembaga ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan bimbingan ber-Islam, terutama mereka yang berada di wilayah pedalaman, terpencil, miskin sumberdaya, minoritas Muslim, wilayah konflik dan bencana, serta rawan pemurtadan.

  7. Islamic Medical Service (IMS) [www.imscenter.id]

    Lembaga kemanusiaan nasional yang menfokuskan diri pada bidang kesehatan dan sosial. Program utamanya adalah memberi layanan cepat bidang tanggap darurat (emergency), khususnya ketika terjadi bencana. Program lainnya adalah bakti sosial, dompet taawun, mobil ambulance gratis, dan mendirikan klinik-klinik sosial yang didedikasikan kepada kalangan miskin.

  8. Sahabat Anak Indonesia

    Lembaga ini didirikan untuk membantu anak-anak Indonesia, baik pendidikan, kesehatan, maupun pendampingan dan pemulihan mental bagi anak-anak dhuafa serta anak-anak di wilayah konflik dan bencana.

  9. Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Hidayatullah

    Lembaga ini didirikan dengan tujuan mendampingi para dai yang terkena persoalan hukum, serta memberikan edukasi hukum kepada masyarakat, khususnya para dai. Saat ini LBH Hidayatullah telah memiliki cabang di tujuh propinsi di Indonesia.



Amal dan Badan Usaha yang sudah berjalan di DPW Hidayatullah Sumatera Selatan:
  1. Laznas Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Perwakilan Sumatera Selatan
  2. Posdai Perwakilan Sumatera Selatan
  3. Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Hidayatullah Sumatera Selatan,
    serta menjadi "kepanjangan tangan" dari Kelompok Media Hidayatullah dengan memasarkan majalah Suara Hidayatullah di Sumatera Selatan
  4. Kampus Madya Banyuasin, Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Sumatera Selatan.


Komentar