Langsung ke konten utama

Catatan Perjalanan ke Turki: Hari Pertama

Ust. Lukman Hakim di Selat Bosporus yang memisahkan Benua Eropa dan Asia


Puluhan tenaga pendidik di beberapa pondok pesantren melakukan tur pendidikan ke lembaga-lembaga pendidikan di Turki, diprakarsai Depdikdasmen DPP Hidayatullah (17-26/10/2021). Mereka sekaligus menapaktilasi sejarah peradaban Islam di sana. Berikut sebagian kisah perjalananya, ditulis salah seorang peserta tur, Ust. Lukman Hakim, Ketua DPW Hidayatullah Sumsel untuk hidayatullahsumsel.com, secara berseri.

Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 12 jam di udara akhirnya sampai juga di Istambul pada hari Senin 18 Oktober 2021 kurang lebih pukul 15.00 waktu Turki. Cukup menguras fisik dan fikiran dalam safar ini. Rombongan safar terasa terobati kelelahannya setelah tiba di Bandara Istanbul Turki. Terasa rasa lelah hilang seketika ketika menginjakkan kaki di bumi Al Fatih ini. Yang terlintas ketika melewati kota Istanbul adalah penataan kota yang rapi dan bersih. 

Tidak menyia-nyiakan waktu, setelah solat ashar langsung dilanjutkan city tour yaitu mengunjungi Selat Bosporus.

Ustadz Lukman Hakim bersama Ibu Herlina (istri)

Bosporus adalah sebuah selat yang memisahkan Turki bagian Eropa dan bagian Asia, menghubungkan Laut Marmara dengan Laut Hitam. Selat ini memiliki panjang 30 km, dengan lebar maksimum 3.700 meter pada bagian utara, dan minimum 750 meter antara Anadoluhisar─▒ dan Rumelihisari.

Dengan senang dan gembira para peserta mengabadikan momen langka ini. Menikmati pemandangan kota di sekitaran selat ini terbayang kejayaan Islam pada masa lalu. Masjid-masjid begitu menawan dibangun pada tahun 1500-an menambah sakral kota Istanbul. 

Setelah menikmati indahnya kota Istambul dari Selat Bosporus dilanjutkan makan malam di Kota Ahmed dengan menu Turki. Asing di lidah tapi lama lama menikmati juga. Waktu sudah beranjak malam dilanjutkan untuk istirahat di penginapan. Untuk mengumpulkan energi untuk kegiatan esok hari. Semoga rangkaian kegiatan kita mengundang barokah dari Allah SWT.

Komentar